Banyak yang bilang kalau transportasi di Indonesia itu ga nyaman, ga enak, sesak, sumpek, bau dan ditambah lagi yang paling parah, bikin frustasi. Saya salah satu yang bilang begitu. Begitu banyak metromini, koasi, mikrolet yang berdesak desakan dijalan setiap paginya, dipenuhi dengan beraneka ragam manusia dari berbagai suku, ras, bau dan rupa. Benar benar ga nyaman.
Beberapa orang berniat menghibur pengguna angkutan umum yang lagi frustasi seperti saya dengan menyanyikan (sering sekali dengan sumbang) penggalan penggalan lagu top-40 (dengan imbalan uang tentunya) yang alih alih menghibur, malah menambah pening kepala. Sudah sumpek, sesak, macet, ga ada hiburan yang bermutu lagi!!
Banyak lho usaha pemerintah buat memecahkan masalah ini, mulai dari mengimpor Bis bis bekas dari jepang (disana ber-AC, nyaman giliran sampai sini berubah jadi PPD 46 yang sumpek dan apek tanpa kipas angin -apalagi AC), kereta bekas dari jepang (disini jadi KRL eksekutif yang mahalnya amit2), bikin Busway untuk mengindari waktu terbuang akibat kemacetan (dan menambah macet bagi non-pengguna busway)... Masa harus masyarakat yang harus menyediakan sarana transportasi nyaman dan menyenangkan secara mandiri...
Kemarin sore saya secara tidak direncanakan menumpang sebuah koasi yang menyediakan hiburan bagi para penumpangnya : Pertandingan PSIS-persiter di AnTV.
Ya, koasi tersebut dilengkapi oleh sebuah TV LCD, yang mengakibatkan semua penonton eh penumpang terkesima (hehehe cieh bahasanya). Semuanya mengikuti serunya pertandingan sampai ada ibu ibu yang lupa turun!! hehehe... Tapi ada bahayanya juga seh, mas supirnya beberapa kali juga meleng gara gara melirik... DOH...
coba bis bis di Jakarta semua dilengkapi dengan TV ya, kaya si mas supir yang modal sendiri ini, pasti perjalanan pulang kerja melewati macet jadi lebih menyenangkan karena disambi nonton aisyah, cahaya dan solehah... hehehehehe...